Jumat, 30 September 2016

Sepi Itu Feel Empty & Lonely..

Sepi adalah feel empty and lonely.. 

Feel empty & lonely itu menyebalkan dan menyakitkan..


Raga ini ingin berbagi tanpa harus dibuat tersudutkan dengan argumen-argumen yang mencari pembenaran atas kesalahan yang dibuat..
Bila ada tempat untuk bisa memuntahkan semua rasa penat yang menggerogoti isi kepala..

Jiwa ini merindukan hati sebagai tempat mengurai sepi..
Pelabuhan yang bisa menambatkan segala cerita imaji yang inginnya menjadi nyata..

Merepetisi asa tentang pengharapan positif yang selalu diterima negatif oleh orang terdekat adalah sesuatu yang mencabik-cabik dada... 


Setiap tapak langkahku seperti dirantai dalam kegelapan laut mati..
Jika seseorang benar-benar mencintai kita dengan tulus ikhlas, maka dia yang mau bersedia secara sabar untuk banyak mendengarkan dan menjadi sandaran hati atas obat penawar sepi..

Dia akan bisa selalu berusaha hadir menemani sepi walaupun tahu semua kekuranganmu, tapi dia tetap lebih memilih bersamamu walaupun banyak godaan didepan mata yang lebih menggiurkan pesona indra penglihatan.. Dia tidak akan meninggalkanmu dalam sepi..

Wahai Pemilik Kehidupan,
Jangan biarkan Kesepian, kekosangan, kehampaan dan kesendirian ini membuatku tersesat dalam rasa kehilangan yang mematikan..
Dan jangan biarkan rasa sepi ini menjadi sakit yang tak bernalar..

Awal, akhir …
Tawa, tangis …
Cinta, benci …
Isi, kosong …
Benar, salah …

Terang, gelap ...
Suka, duka ...
 
Banyak pergulatan, pertentangan, penyangkalan dan berakhir dengan kehampaan... 


Selasa, 27 September 2016

Demi Masa.. Waktumu Kenapa Begitu Sedikit Untuk Ku ?

Baru Sabtu dan Minggu Kita bertemu, tapi nanti Senin pagi pasti Suamiku sudah harus berangkat tugas lagi... 

Hal ini sudah rutin berulang selama hampir 3 tahun kami menikah.. Kami bersama hanya 10% dari 365 hari setahun.. Bahkan kebersamaan Kami mungkin bisa kurang dari 10%. Sedih sekali perasaan ini yang selalu membuncah dengan keadaan seperti ini. Sebelum menikah Suamiku memang sudah menyampaikan bahwa Ia akan banyak menghabiskan waktu dinas ke luar kota. Namun apa yang disampaikan Suamiku sebelum menikah tentang waktu jam terbangnya tidak sepahit realita yang kurasakan setelah menikah. Setiap kebersamaan Kami rata-rata hanya 2 hari (Sabtu dan Minggu) dalam seminggu tapi itu pun tidak menutup kemungkinan akan lebih singkat lagi waktu kebersamaan diriku bersama Suamiku. Hal ini disebabkan karena terkadang ada tugas mendadak atau problem Kita yang menurut suamiku lebih baik memilih mengatasi problem dengan menghindari diriku. Yah, kadang-kadang kami hanya sehari bertemu dalam seminggu.. Bahkan pernah hampir 2 bulan kami tidak bertemu hanya karena Suamiku merasa ingin muhasabah... Lelah dan sangat nelangsa bila Aku membahas terlalu sedikitnya waktu yang diberikan Suamiku kepada diriku...

Ya Allah.. Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, Yang Maha Pemurah dan Maha Pemberi Rezeki, Yang Maha Mendengar dan Maha Memperkenankan Doa.. Dengan segala ketulusan hati hamba.. Mohon jaga dan lindungi hati Suami dan hamba pada saat kami sedang berada jauh satu sama lain.. 

Suamiku memang sedang mencari rejeki-Mu untuk keluarga dan kepentingan bersama dengan orang-orang di Kampung 99. Tapi Ya Allah.. Menurutku wajar bila Aku berkeinginan agar Suamiku lebih peduli dengan meluangkan waktu lebih banyak untuk kebersamaan Kami. Aku hanya bisa berdoa, lindungilah Suamiku dalam setiap langkah kakinya agar apa yang Ia lakukan selalu berada di jalan-Mu dan jauhkan Suamiku dari segala godaan syetan yang terkutuk yang dapat menggoyahkan iman dan taqwa Suamiku kepadaMu.

Ya Allah ya Rabb.. Mudahkanlah segala urusan-urusan Suamiku..
Ya Allah ya Rabb.. Jagalah mata, hati, jiwa dan pikirannya dari godaan-godaan syetan yang terkutuk yang selalu mengajak Suamiku kepada kemungkaran.. 
Ya Allah ya Rabb.. Jagalah dan lindungi hamba sampai Ia kembali ke sisi kami.. 

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiinn..


Kalau Suami lagi tugas di luar kota, jujur Aku sangat sedih karena merasa kesepian dan nggak ada tempat curhat untuk berbagi kisah suka duka..

Mau tidak mau Aku hanya bisa curhat kepada Allah Yang Maha Mendengar..

Yang bisa menjaga Suamiku hanya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.. 
Kalau Suami lagi di luar kota, paling betah curhat sama Allah.. 
Hhhmm.. intinyaaa...., semua Aku serahkan kepada Allah.. Sesungguh-Nya Dia Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Memperkenankan Doa HambaNya..

Doa Kepada Suamiku..


Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang...

Walau dalam benak Suamiku sering kali Ia merasa bahwa Aku ini kurang bersyukur memilikinya..  Tapi Allah adalah Dzat Yang Maha Mengetahui segala isi hati hambaNya.. Allah pasti mengetahui bahwa sejatinya Aku bersyukur karena Suamiku menjadikan hamba Istrinya.


Ya Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Pemberi Rejeki..

Mudahkanlah selalu urusan pekerjaan Suami hamba..
Bukakanlah pintu rejeki bagi Suami hamba dari segala penjuru..
Limpahkanlah dan lapangkanlah rejeki Suami hamba yang Engkau ridhoi dan berkahi untuk Ia nafkahkan kepada kami..

Turunkanlah rejekiMu apabila masih berada di langit..
Keluarkanlah rejekiMu apabila masih berada di bawah tanah, dasar laut, sungai, maupun danau..
Dekatkanlah rejekiMu apabila masih jauh dan mudahkanlah apabila masih sulit..
Aamiin Aamiin Aamiin Ya Rabbal 'Alamiinn..

Hadirkan selalu Allah diantara Kami, niscaya pernikahan Kami akan harmonis dan samara.. Insyaa Allah..


Pernikahan yang bahagia itu bukanlah pernikahan yang tak pernah ada masalah, tapi.., bagaimana pasangan menyikapi dan mengambil hikmah dari setiap masalah dan perbedaan yang ada, serta memperbaiki segala kesalahan yang pernah dilakukan.. Yang terpenting adalah berusaha memaafkan dengan ikhlas setiap ada kekhilafan yang terjadi.. Nah untuk hal memaafkan inilah yang masih Aku harus tingkatkan kualitasnya supaya Aku bisa lebih legowo ikhlas memaafkan kesalahan Suami..

Minggu, 25 September 2016

Semoga Lelaki Itu Kamu.. Suamiku..


Lelaki sejati tidaklah diukur dari seberapa banyak ia telah menaklukkan hati wanita..


Tidak pula diukur dari seberapa banyak ia memiliki wanita dalam hidupnya..

Dan tidak pula diukur dari seberapa banyak wanita yang berusaha memperebutkannya..

Akan tetapi ia adalah seorang lelaki..

Yang mampu menolak cinta banyak wanita hanya demi seorang wanita yang dicintainya..

Yang mampu meneguhkan hatinya hanya demi seorang wanita yang dicintainya..

Yang mampu memuliakan dan menjaga hati seorang wanita yang dicintainya..

Dan yang mampu untuk selalu setia hati hanya untuk seorang wanita yang dicintainya..

Ketika ia telah berketetapan hati untuk menjatuhkan pilihan kepada seorang wanita..

Maka hanya dialah satu-satunya wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya..

Yang akan selalu disayanginya sampai ajal memisahkan mereka..

Insyaa Allah...

Kisah Cinta Kita

Kisah Cinta Jawir dan Nuri ibarat sebuah dongeng. Kisah nyata ini dimulai 25 tahun yang lalu ketika Jawir bertemu Nuri di usia belia 16 tahun. Mereka bertemu di satu kegiatan ektra kurikuler di satu SMA.

Jawir menjadi sahabat Nuri, ia sering menjadi tumpuan tempat Nuri bercerita berbagai hal, baik suka maupun duka. Sebenarnya sudah ada sedikit benih cinta dalam diri Jawir kepada Nuri. Akan tetapi Nuri tidak terlalu mengindahkan pesona Jawir yang menghipnotis banyak kaum Hawa, Nuri hanya menganggap Jawir sebagai Kakak.  

Seiring waktu berjalan takdir berkehendak lain, setelah bertahun-tahun terpisahkan oleh kisah cinta masing-masing yang lain, akhirnya Jawir dan Nuri bisa mempersatukan cinta sejati mereka dalam ikatan yang sakral.. Insyaa Allah perjalanan biduk rumah tangga mereka senantiasa dalam lindungan dan ridho Allah SWT. Aamiin..