Baru Sabtu dan Minggu Kita bertemu, tapi nanti Senin pagi pasti Suamiku sudah harus berangkat tugas lagi...
Hal ini sudah rutin berulang selama hampir 3 tahun kami menikah.. Kami bersama hanya 10% dari 365 hari setahun.. Bahkan kebersamaan Kami mungkin bisa kurang dari 10%. Sedih sekali perasaan ini yang selalu membuncah dengan keadaan seperti ini. Sebelum menikah Suamiku memang sudah menyampaikan bahwa Ia akan banyak menghabiskan waktu dinas ke luar kota. Namun apa yang disampaikan Suamiku sebelum menikah tentang waktu jam terbangnya tidak sepahit realita yang kurasakan setelah menikah. Setiap kebersamaan Kami rata-rata hanya 2 hari (Sabtu dan Minggu) dalam seminggu tapi itu pun tidak menutup kemungkinan akan lebih singkat lagi waktu kebersamaan diriku bersama Suamiku. Hal ini disebabkan karena terkadang ada tugas mendadak atau problem Kita yang menurut suamiku lebih baik memilih mengatasi problem dengan menghindari diriku. Yah, kadang-kadang kami hanya sehari bertemu dalam seminggu.. Bahkan pernah hampir 2 bulan kami tidak bertemu hanya karena Suamiku merasa ingin muhasabah... Lelah dan sangat nelangsa bila Aku membahas terlalu sedikitnya waktu yang diberikan Suamiku kepada diriku...
Ya Allah.. Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, Yang Maha Pemurah dan Maha Pemberi Rezeki, Yang Maha Mendengar dan Maha Memperkenankan Doa.. Dengan segala ketulusan hati hamba.. Mohon jaga dan lindungi hati Suami dan hamba pada saat kami sedang berada jauh satu sama lain..
Suamiku memang sedang mencari rejeki-Mu untuk keluarga dan kepentingan bersama dengan orang-orang di Kampung 99. Tapi Ya Allah.. Menurutku wajar bila Aku berkeinginan agar Suamiku lebih peduli dengan meluangkan waktu lebih banyak untuk kebersamaan Kami. Aku hanya bisa berdoa, lindungilah Suamiku dalam setiap langkah kakinya agar apa yang Ia lakukan selalu berada di jalan-Mu dan jauhkan Suamiku dari segala godaan syetan yang terkutuk yang dapat menggoyahkan iman dan taqwa Suamiku kepadaMu.
Ya Allah ya Rabb.. Mudahkanlah segala urusan-urusan Suamiku..
Ya Allah ya Rabb.. Jagalah mata, hati, jiwa dan pikirannya dari godaan-godaan syetan yang terkutuk yang selalu mengajak Suamiku kepada kemungkaran..
Ya Allah ya Rabb.. Jagalah dan lindungi hamba sampai Ia kembali ke sisi kami..
Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiinn..
Kalau Suami lagi tugas di luar kota, jujur Aku sangat sedih karena merasa kesepian dan nggak ada tempat curhat untuk berbagi kisah suka duka..
Mau tidak mau Aku hanya bisa curhat kepada Allah Yang Maha Mendengar..
Yang bisa menjaga Suamiku hanya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang..
Kalau Suami lagi di luar kota, paling betah curhat sama Allah..
Hhhmm.. intinyaaa...., semua Aku serahkan kepada Allah.. Sesungguh-Nya Dia Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Memperkenankan Doa HambaNya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar