Dampak dari pasca Pandemi Covid 19, banyak perusahaan yang mengalami imbas dari segi omzet yang mengalami penurunan. Bahkan tidak sedikit perusahan-perusahaan yang melakukan langkah PHK guna menekan biaya operasional. Arus PHK yang cukup besar di triwulan terakhir 2022 ini membuat para mantan karyawan dipacu untuk berpikir kreatif selain mencari pekerjaan baru yang pastinya lebih sulit dibanding sebelum Pandemi Covid 19.
Kebutuhan hidup akan terus
muncul dan tidak bisa kompromi dengan status menjadi pengangguran. Jalan alternatif
untuk bisa produktif, maka dengan mencoba berbisnis. Tapi dilema pun muncul ketika
memutuskan untuk mulai berbisnis karena tidak ingin bisnis yang akan digeluti
justru menambah masalah baru, yaitu bukannya untung tapi malah buntung. Tidak
bisa dipungkiri kalua membuka bisnis untuk pemula mungkin tidak akan semudah
yang dibicarakan. Berbagai risiko bisa menghantui Anda.
Jadi, ilmu dan mental sangat amat dibutuhkan ketika
Anda ingin memulai bisnis agar bisa terhindar dan menyelesaikan masalah-masalah
yang hadir ketika sedang berbisnis. Seorang pebisnis dituntut untuk memiliki
mental yang kuat dan optimis agar bisnisnya dapat berkembang.
Tips belajar bisnis untuk pemula
Tidak semua orang harus memiliki jiwa wirausaha
atau bisnis. Tetapi, berbisnis memang akan sangat menguntungkan apabila Anda
bisa terus berkembang dan berinovasi. Bagi Anda yang akan membuka bisnis, ada
beberapa tips belajar bisnis untuk pemula yang akan merakit usahanya. Simak
penjelasannya di bawah ini:
Jika Anda masih takut untuk membuka usaha bisnis,
silahkan coba membuka bisnis kecil-kecilan seperti menjadi reseller, dropshiper,
jual produk dengan masa kadaluwarsa yang panjang, dan sebagainya. Anda akan mulai paham dan
dipaksa untuk belajar mengelola bisnis kecil-kecilan tersebut untuk bisa peka
terhadap kebutuhan pasar.
Tidak ada kesuksesan bisnis yang instan.
Setidaknya para pelaku bisnis sama-sama harus mengorbankan waktu, tenaga, hati
sampai dengan uang untuk bisa bertahan dan mengembangkan bisnisnya.
Jadi, tidak ada salahnya memulai untuk membuka
bisnis kecil-kecilan terlebih dahulu. Di sini Anda bisa memupuk wawasan dan
mencari jaringan seluas-luasnya.
2. Harus Memiliki Wawasan Tentang Bisnis
Belajar bukan hanya sekedar saat sekolah saja.
Belajar juga bisa dilakukan kapan pun dimana pun dan melalui media apa pun itu.
Sama halnya ketika Anda ingin merintis buka usaha bisnis, Anda tetap harus
memiliki pengetahuan di bidang tersebut.
Apalagi di era teknologi saat ini, Anda bisa
mengakses ilmu bisnis melalui artikel, podcast, video YouTube, TikTok, dan lain
sebagainya. Jangan lupa untuk tetap membaca buku agar membuka jendela
pengetahuan Anda semakin luas.
3. Asah Pola Pikir Pengusaha
Pola pikir menjadi aspek penting ibarat salah satu
kunci yang bisa membuka pintu kesuksesan bagi para pebisnis. Tertera pada buku
Mindset karya Carol Susan Dweck, bahwa ada dua jenis mindset. Yakni fixed
mindset dan growth mindset.
Mereka yang memiliki fixed mindset akan cenderung
menilai hasil akhir sebagai tolak ukur keberhasilan yang akan mencerminkan
identitas diri. Mereka meyakini bahwa keahlian dan keterampilan seseorang
merupakan bawaan yang menetap dan tidak bisa diubah. Orang yang memiliki tipe
fixed mindset cenderung akan sulit untuk menerima kegagalan.
Selain itu, tipe orang yang memiliki growth
mindset biasanya percaya bahwa kemampuan dapat dikembangkan melalui hasil
dedikasi dan kerja keras. Orang yang memiliki pola pikir ini cenderung
menghargai proses daripada hanya melihat berdasarkan hasil akhir saja. Mereka
lebih menerima tantangan dan akan melihatnya sebagai peluang untuk terus
berkembang.
Seorang pengusaha atau pebisnis harus memiliki
growth mindset untuk bisa berkembang. Meyakini bahwa semua tidak akan mustahil
dan terus mencari peluang untuk tetap berkembang lebih baik lagi.
4. Melakukan Penelitian Bisnis
Penelitian bisnis dilakukan agar Anda lebih
mengenal konsumen dan bisnis yang akan Anda geluti. Membuka dan memproduksi
barang yang memang dibutuhkan oleh masyarakat tentunya memiliki peluang lebih
besar untuk dicari-cari konsumen.
Anda bisa melakukan penelitian bisnis baik secara
online atau terjun langsung ke lapangan. Dengan begitu Anda bisa langsung
mencari data yang dibutuhkan untuk membantu Anda membuat konsep desain produk
dan teknik pemasaran yang memang cocok digunakan.
5. Perluas Circle Pertemanan dengan Pebisnis
Bukan hanya di bidang bisnis saja, memperluas
jaringan pertemanan atau silaturahmi itu memang sangatlah penting. Sehingga
Anda bisa melihat peluang baru, mempelajari sesuatu dari orang tersebut seperti
bagaimana mereka mengelola bisnis, menyelesaikan masalah dan mengelola keuangan.
Anda bisa mulai berteman dengan para pebisnis
pemula yang ada di sekitar Anda. Setelah itu, silangkan memperluas lingkaran
pertemanan melalui jejaring sosial atau sebagainya.
6. Mengikuti Seminar Kewirausahaan
Untuk memperluas pengetahuan Anda mengenai bisnis,
Anda bisa mengikuti acara-acara seminar yang dilakukan secara offline maupun
webinar (online). Ini bisa menjadi kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan ilmu
dari pebisnis handal yang sudah profesional.
Sebagai pemula, ada beberapa kesalahan yang sering
terjadi dan dilakukan secara tidak sadar. Seperti terlalu cepat mengembangkan
bisnis, terlalu tinggi menggaji karyawan, tidak mengelola uang dengan baik dan
benar sehingga mencampurkan uang bisnis dengan uang pribadi, tidak percaya
diri, tidak memiliki strategi pemasaran yang jelas dan masih ada lagi yang lainnya.
Jika ilmu yang Anda miliki sudah cukup mumpuni dan
ingin segera membuka usaha bisnis, pastikan Anda bisa menentukan modal awal
bisnis tersebut hingga menentukan layanan yang lebih cocok. Jangan lupa untuk
menentukan target pasar agar Anda bisa memastikan harga jual dari barang
tersebut.
Menentukan harga jual produk bisa dilakukan dengan
cara merujuk pada harga pasaran, daya beli konsumen sampai dengan melihat harga
jual kompetitor.
8. Memahami Cara Mendapatkan dan Mempertahankan Konsumen
Terakhir, pelajari cara untuk mendapatkan konsumen
yang tepat untuk bisnis Anda. Seperti misal barang yang Anda jual adalah
aksesoris maka target konsumen Anda adalah perempuan atau anak-anak.
Selain itu, penting juga tips bisnis untuk pemula
bisa mempertahankan konsumennya agar terus memilih membeli barang di usaha
bisnis Anda. Bisa dengan mendengar keluhan mereka, meminta penilaian mereka dan
tentunya dengan melayani mereka sebaik mungkin.
Demikian ulasan mengenai tips belajar bisnis untuk
pemula. Pada dasarnya, seorang pebisnis memang harus memiliki mental yang kuat
dan pemikiran kreatif penuh inovasi untuk terus mengembangkan bisnisnya.
Source :
https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20211209112942-25-297905/jangan-asal-buka-usaha-ini-tips-belajar-bisnis-untuk-pemula

Tidak ada komentar:
Posting Komentar