Dulu, dulu sekaalii.. shalat, puasa, ibadah sunnah yang lain bukan karena Allah SWT.. Astagfirullah :(
Kalo shalat Tahajjud niatnya untuk hajat.. Hajat "saya" mau apa2, diminta disitu.. Dilancarkan usahanya, dilindungi, dimudahkan semuaanya..
Sama halnya shalat dhuha, niatnya bukan karena Allah :( Sebaliknya, supaya Allah memudahkan segala urusan saya..
Allah memang mengabulkan semuaaanya..
Allah mendengar doa-doa saya..
Alhamdulillah, semua yang "saya" inginkan mendapat kelancaran, bahkan sangaattt lancaarrr..
Ternyata.. Ternyata saya salah. Cara saya SALAH.
Allah Murka..
Allah Cemburu..
Kenapa saya mencintai diri saya melebihi dari saya mencintai kepada Allah SWT ? Saya hanyalah hamba yang begitu dicintaiNya, hamba yang begitu dikasihiNya, diberikan semuaaa yang diminta, tapi mengapa cintanya justru lebih besar pada makhluk ciptaanNya?
Beberapa bulan terakhir ini Allah menegur saya..
Beberapa kejadian sebelum bulan Ramadhan adalah cara Allah mengingatkan hati saya, bahwa seharusnya ibadah benar-benar HANYA UNTUK ALLAH SWT SAJA.. Subhanallah.. Allah selalu punya cara tersendiri untuk menegur hambaNya agar hamba itu bener-bener NGEH!
Semoga Allah mengampuni segala dosa saya dan dosa keluarga saya.. Semoga Allah senantiasa memberi kami petunjuk agar senantiasa berada di jalanNya..
Sekarang mau apa-apa.. Niatnya harus hanya karena Allah SWT semata dan biarkan hanya Allah SWT saja yang mengetahui ibadah saya.. Yang terpenting adalah semua ibadah bukan karena permintaan hanya untuk kepentingan "saya" tapi harus hanya karena Allah SWT..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar